This is aku-writing blog

Thesis by Dr. Stephen Carr Leon entitled “Why the Jews so smart”

Posted in INFO by akuwriting on June 18, 2010

Postingan pertama di bulan Juni ini, terlintas oleh saya saat berita penyerangan pasukan Israel “Yahudi” ke kapal Mavi Marmara yang ditumpangi relawan kemanusiaan untuk membantu para korban perang di jalur Gaza.

Postingan ini memang tidak berhubungan langsung dengan penyerangan tersebut, tapi setidaknya kita harus membuka mata bahwa Yahudi begitu pintar, karena berbagai kejahatan perang, mereka tidak pernah terkena sangsi dari PBB, benar kata Presiden Soekarno, PBB itu boneka-nya Amerika. Salah satu kepintaran Yahudi, bisa membuat Amerika nurut sama mereka!! hahaha…kira-kira berapa persen Yahudi tinggal di Indonesia ???

Thesis Dr. Stephen Carr Leon yang berjudul “Why the Jews so smart” yang memakan waktu hampir delapan tahun, karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin, patut untuk menjadi renungan bersama.

Berawal ketika tahun kedua (beliau hidup di Israel selama 3 tahun), akhir bulan Desember 1980, beliau sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri? Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya.













Albert Einstein, ilmuwan keturunan Yahudi Jerman.


Pertama. Dimulai dari persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Dr. Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Dr. Stephen suka matematika.

Dr. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?” Dia menjawab, iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga kelak ia menjadi jenius, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Kedua. Dr. Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Dr. Stephen concern pada menu mereka. Mereka gemar sekali memakan ikan (hanya fillet-nya), biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus ada dimeja makan, terutama kacang badam. Ini berlaku Pada setiap undangan yang sama.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika anda diundang ke rumah Yahudi anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan karbohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan susah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Ketiga. Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka, menyuruh anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh).

Keempat. Concern Dr. Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Dr. Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not musik dapat meningkatkan IQ. Menurut ilmuwan Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Kelima. Bidang pendidikan, saat di sekolah dasar anak anak Yahudi, sudah diajarkan matematika berbasis perniagaan, juga pelajaran IPA sangat diutamakan. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran utama, pelajaran ekstrakurikuler seperti olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Concern Dr. Stephen selanjutnya ke sekolah tinggi (menengah). Murid-murid disana dilatih secara intensif dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk dengan serius. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.










Mark Zuckerberg pendiri Facebook juga keturunan Yahudi. Saat kuliah di Harvard, Mark Zuckerberg bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi. Klik disini untuk mengetahui organisasi tersebut atau klik disini.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah Fakultas Ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun di universitas Israel, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek bisnis. Mereka harus memperaktekkanya, dan akan lulus jika kelompok anda (10 mahasiswa setiap kelompok) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! juga jangan heran kalau universitas-universitas di Amerika terutama jurusan bisnis, banyak orang Yahudi-nya.

Keenam. Terjawab sudah mengapa Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Agresi militer Israel yang biadab selama ini memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Jumlah korban tewas akibat agresi israel sudah mencapai angka jutaan lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Bertepatan bulan Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Wow, anda terkejut…???

Thinking :

Di negeri Jepang, para penduduknya selalu berprinsip ala semangat ”Bushido”, Semangat yang merupakan budaya turun menurun dari para ksatria samurai Jepang pada dinasti Shogun, sikap rela mati terhadap negara/kerajaan dan kaisar, semangat yang tidak pernah menyerah pada keadaan.

Seperti halnya orang Jepang,

Ada pernah seorang ahli kitab injil tinggal di Israel selama beberapa tahun untuk meneliti apa sebabnya orang-orang yahudi begitu taat belajar dan tekun bekerja. Ternyata disimpulkan semuanya berujung kepada satu konsep, “mereka melakukan itu karena takut sama Tuhannya.”

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Davy Jakoon said, on September 18, 2011 at 8:23 am

    Salam, apakah saya bisa mendapatkan alamat kontak dengan DR Leon? Terima kasih.

  2. T Tuan said, on October 25, 2011 at 9:45 pm

    I do not think, the Jews is smarter than other People.
    Only Jews think like that.
    All People is equal.
    Only their special situation (Living environment) makes them different
    Point Final.

  3. mr. d. said, on November 9, 2011 at 3:39 pm

    First point if the jews are so far advanced in finance then why is the economy of the world in such dire straits …….at what point did the 70% having control to the detriment of others become some kind of advanced thinking…..this kind of concentration of wealth has lead to human conflict for thousands of years …… may want to visit history 101 to discover that not learning from history one is bound to repeat the same mistakes………this does not seem an indication of advanced intelligence ……….
    Next the proposition that the women talk and sing and /or play music is an singularly jewish activity insults women from all cultures …..Most women on the planet who love and want their unborn exhibit the same behavior why you feel this is mutually exclusive exposes your agenda ……..i certainly hope the “fish/brain food” touted in your assement of wonderful pre natal care doesn’t contain the mercury, dioxin, PCBs and chlordane that are predominant in the waters today ….but what the hell a little calculated risk could be the smart play don’t you think…….
    I was going to continue but I get that dr. Stephen is a figment of someone’s imagination …….who ever wrote this article has the grammar syntax and vocabulary of a10 year old ………..
    a doctoral thesis ?? get a life you idiot child

    • akuwriting said, on December 10, 2011 at 10:52 pm

      Actually is not only jewish can be smart but others tribe too if to practice elements who summarized by Dr.Stephen like not smoking, eating fish and fruits, and from childhood already familiarized learn scholl/business and exercise sports.etc
      hopefully you can understand.

  4. Narasingarao Nagaraja said, on November 27, 2011 at 9:15 am

    Doctor Leon, why there is no mention about alcoholics in your thesis?

  5. Ernst Kuschke said, on August 28, 2013 at 8:13 pm

    This piece of rubish is hardly worth being called a “thesis” mate.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: