This is aku-writing blog

Joseph Goebbels, The Master of Modern Propaganda

Posted in Famous People by akuwriting on February 27, 2011


Adolf Hitler tanpa Joseph Goebbels, ibarat Nazi tanpa lambangnya.

-Freddy Agustaf-

Mari saya perkenalkan siapakah Dr. Joseph Goebbels


 

Yang belum tahu Joseph Goebbels, ini dia orangnya. ‘That’s his style’ jika sedang berpidato. Seperti halnya Adolf Hitler, Joseph Goebbels juga orator ulung yang sangat berapi-api saat sedang berpidato. Lewat kata-katanya, dia mampu mempengaruhi massa, maka tidak  heran jika Hitler memberi jabatan kepadanya sebagai Menteri Propaganda zaman Nazi.


Joseph Goebbels saat sedang berpidato atas kunjungan Mussolini, 28 Sept 1937. Terlihat dibawah podium pidato, Mussolini, Ciano, Goring, dan Hitler.


Joseph Goebbels berpidato mengenai pemboikotan transaksi bisnis dengan yahudi ditahun 1933.


Joseph Goebbels dan  Magda ‘his wife’ beserta ketiga anaknya, Helga, Hildegard, dan Helmut.


Joseph Goebbels bersama putrinya, Helga dan Hilde pada perayaan pesta natal ditahun 1937. Diperkirakan foto ini diambil pada saat menyanyikan lagu kebangsaan jerman ‘Deutschland uber alles’ Heil Hitler.

Joseph Goebbels dan Hans Schweitzer-Mjolnir ‘seorang arsitek’ terlihat berdua sedang adu argumen mengenai pameran rancang bangunan pada saat Olimpiade musim panas berlin, Juli 1936.


Josseph Goebbels sedang tertawa lepas bersama Hermann Goering, pada perayaan kongres Nazi ke-8 pada tahun 1936 di Luitpold Hall, Nurnberg, Jerman.


Pemberian medali ‘Hitler Youth’ oleh Joseph Goebbels kepada Willi Hubner atas keberanian dalam pertempuran pada tahun 1945.


Mayat Joseph Goebbels yang telah hangus dibakar. Setelah menyadari akan kekalahan Jerman sudah diambang pintu, dia memerintahkan kepada seorang dokter untuk menyuntik ke-enam anaknya. Dia juga menyuruh pasukan SS untuk menembak dirinya dan istrinya, juga memirintahakan supaya jasadnya harus dibakar supaya tidak jatuh ketangan tentara Uni Soviet. Tetapi apa daya, hal yang ditakutkan Joseph Goebbels terjadi.


Postingan pertama di tahun 2011.
Sudah lama saya berkeinginan untuk memposting sebuah artikel tentang Joseph Goebbels.  Akhirnya 2 jam sebelum menuju bulan Maret 2011, kesampaian juga.

Paul Joseph Goebbels lahir pada tanggal 29 Oktober 1897 di Rheydt distrik Ruhr. Ia memiliki empat saudara yaitu Konrad, Hans, Elisabeth, dan Maria.

Pada tahun 1921, Joseph Goebbels berhasil mendapatkan gelar Ph.D. dari Heidelberg of University. Tesis doktoralnya mengenai drama romantis, kemudian dia melanjutkan untuk bekerja sebagai wartawan dan kemudian seorang pegawai bank dan penelepon di bursa saham. Dia juga menulis novel dan bermain, tetapi ditolak oleh penerbit.

Joseph Goebbels bergabung secara resmi dengan Nazi pada tahun 1924. Oleh Hitler, ia diberi posisi kunci sebagai Menteri Propaganda Nazi. Sebagai seorang propagandis, Goebbels banyak disegani oleh para ilmuwan, bahkan hingga sekarang, itu karena ia dianggap sebagai pelopor dan pengembang teknik propaganda modern.  Joseph Goebbels adalah pendukung utama Hitler juga merupakan pendukung gerakan anti-Semit yang aktif.

Sejak awal masa jabatannya, seperti halnya Heinrich Himmler, Herman Goering, Reinhard Heydrich, dan Adolf Eicmann, Joseph Goebbels sudah merencanakan dengan matang untuk melakuakan penyerangan terhadap keturunan yahudi di Jerman. Dimulai pada tanggal 1 April 1933, melakukan pemboikotan  satu hari dengan pengusaha, dokter dan pengacara keturunan yahudi. Serangannya terhadap penduduk keturunan Yahudi memuncak dalam serangan ‘Kristallnacht’ pada tahun 1938, sebuah program terbuka dan tak terkendali dilepaskan oleh Nazi di seluruh Jerman, di mana sejumlah sinagog (tempat ibadah orang yahudi) dibakar dan ratusan orang yahudi diserang dan dibunuh.

Kebencian Joseph Goebbels terhadap kaum yahudi akibat pada masa mudanya yang selalu dihina dan direndahkan oleh orang yahudi. Ia juga beranggapan bahwa orang yahudi adalah orang kaya yang tamak yang membuat krisis ekonomi pasca kekalahan Jerman pada perang dunia 1, dengan mempermainkan roda perindustrian, dan perdagangan.

Selain Propaganda primordialisme terhadap Nazi, Adolf Hitler dan kebencian terhadap orang yahudi, ia berkeinginan untuk mempunyai angkatan bersanjata. Tetapi keinginan untuk mempunyai angkatan bersenjata sendiri, harus gagal keburu para pasukan sekutu telah mengepung Berlin.

Menyadari kekalahan Jerman sudah didepan mata, Joseph Goebbels mengajak istri beserta ke-enam anaknya ke bunker yang ditempati Hitler dan pengikut setianya. Sehari setelah Adolf Hitler dan Eva Braun bunuh diri bersama (wanita yang dinikahi oleh Hitler, sehari sebelum bunuh diri), sebagai pengikut setia Fuhrer, dia menyuruh dokter Nazi untuk menyuntik mati ke-enam anaknya dan menyuruh pasukan SS untuk menembak dirinya dan istrinya. bahkan takut mayatnya  jatuh ketangan tentara Uni Soviet, ia juga menyuruh pasukan SS untuk membakar jasadnya. Tetapi hal yang ditakutkan Josep Goebbels terjadi, karena jasadnya belum terbakar sampai hangus.

sumber :
Photo’s “German Federal Archive”
wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: